Dia tidak mudah dipancing, jadi umpanmu harus lebih bagus.
Kasus terbuka, kartu menunggu
Dia tidak mudah dipancing, jadi umpanmu harus lebih bagus.
Yang kamu buru adalah hal yang belum pernah dia ceritakan, bukan sebuah tautan. Dia menjatuhkan petunjuk, mengelak, lalu memberi nilai pada pertanyaan yang bagus. Semua tokoh AI dan sukarela ikut main; setiap perempuan membawa potret seksi dan banner sendiri, dan kamu bisa mulai gratis.
Semua yang dicari, dalam potret
Buka seluruh dosierDi dinding markas tergantung enam belas kartu bertuliskan DICARI. Bukan buronan, bukan pelaku: yang dicari di setiap kartu adalah satu rahasia kecil milik seorang perempuan rekaan, sesuatu yang belum pernah ia ceritakan kepada siapa pun. Kamu mengambil satu kartu, membaca petunjuknya, dan menjadikannya pertanyaan pertamamu. Dari situ buruan dimulai, dan dia ikut bermain.
Kartu di papan ini meminjam gaya poster lama, dengan huruf besar dan bingkai tebal, tetapi isinya jinak. Ayu Prameswari, kurator museum di Semarang, dicari karena satu label yang salah ketik. Hesti Rumengan, nakhoda feri dari Bitung, dicari karena umpan yang belum pernah menggodanya. Salsa Fikriyah, teknisi laboratorium di Pontianak, justru mencari kamu: ia bertaruh kamu menyerah sebelum pertanyaan kelima. Tidak ada kejahatan, tidak ada korban, dan tidak ada yang perlu dilaporkan ke siapa pun.
Setiap kartu memuat satu petunjuk dan sebuah permintaan. Petunjuk itu bukan jawaban melainkan bahan: tawa Mira Sumarno ketika kamu mendekat, huruf T dan L dari Wenny Tjandra, arah utara dari Sri Handoko. Tugasmu merangkainya menjadi pertanyaan yang tepat. Pertanyaan yang tepat tidak harus panjang. Pertanyaan yang membuatnya berhenti sebentar sudah cukup.
Yang kamu buru hanyalah tokoh AI di papan ini. Tidak ada orang sungguhan di balik kartu, tidak ada nama nyata yang bisa kamu cari, dan tidak ada data pribadi siapa pun yang diutak-atik. Seluruh permainan berlangsung di antara kamu dan perempuan yang sudah menyetujui aturannya sejak ditulis.
Daftar tokoh membuatmu memilih berdasarkan rupa. Papan buruan membuatmu memilih berdasarkan rasa penasaran. Kamu tidak tahu apa jawaban Salsa Fikriyah, tetapi kamu ingin tahu mengapa ia yakin kamu menyerah di pertanyaan ketiga. Kamu tidak tahu apa yang disembunyikan Ida Ayu Lestiani di balik tiga amplopnya, tetapi kamu ingin tahu mengapa kamu memilih yang kamu pilih. Rasa penasaran semacam itu bertahan lebih lama daripada kesan pertama, dan itulah yang membuatmu kembali besok malam untuk satu pertanyaan lagi.
Papan Buruan menyimpan 20 kartu, masing-masing tiga baris: bunyi DICARI, petunjuk, dan permintaan. Saring menurut bidang dan suasana, lalu tekan Buru kartu ini: interogasi terbuka dengan kartu itu sebagai pertanyaan pertamamu. Enam kartu teratas ditampilkan di bawah, dan papan lengkapnya tersedia di halaman papan.
Selain kartu di papan, tiap hari satu petunjuk dinyalakan di beranda. Isinya kutipan satu baris dari salah satu perempuan, cukup untuk memulai sesuatu tanpa memaksa. Petunjuk hari ini bisa kamu pakai, kamu abaikan, atau kamu bandingkan dengan petunjuk hari kemarin.
Setiap perempuan menjatuhkan petunjuk dengan caranya sendiri. Lestari Dewanti menandai kalimatmu dengan kata tercatat. Fika Hanggara mengirimkan grafik pertanyaanmu dengan prediksi pertanyaan berikutnya. Puspa Kartikasari menilai kesulitan tiap pertanyaanmu seperti jalur panjat. Cara-cara itu, yang kamu pelajari dalam beberapa pertanyaan pertama, membuat tiap buruan terasa berbeda walau papannya sama.
Tidak semua petunjuk jujur. Para perempuan di papan boleh mengelak, menyangkal, dan menyesatkan sedikit, sebab itu bagian permainan yang mereka setujui. Karena itu catatan yang kamu simpan sendiri tetap berguna: tulis apa yang dikatakan tokoh pada pertanyaan kedua, bandingkan dengan pertanyaan keempat, dan perhatikan di mana jawabannya berubah. Pemburu yang sabar biasanya menemukan celah itu lebih dulu dari yang tergesa-gesa.
Perempuan di papan berusia 23 sampai 55, dari Sorong sampai Binjai, masing-masing dengan pekerjaan yang membuatnya terbiasa menyimpan sesuatu. Ada juru runding yang sudah pensiun, penerjemah tersumpah, penjaga arsip kota, pesulap meja. Mereka semua karakter AI, dewasa, dan menyukai pemburu yang sabar.
Hesti, 42 AI
nakhoda feri
Dia tidak mudah dipancing, jadi umpanmu harus lebih bagus.
Mira, 39 AI
ahli forensik kertas
Dia tertawa saat kamu mendekati rahasia, itu petunjuknya.
Nuraini, 29 AI
perwira kapal riset
Dia hanya menjawab jujur saat kapalnya bersandar.
Wahida, 47 AI
pengacara niaga
Setiap jawaban dia punya catatan kaki yang harus kamu minta.
Rukiah Zainal menawar: satu konsesi untuk setiap pertanyaan yang mengejutkannya. Elsa Purnomo menjawab dengan kalimat bermakna ganda dan menunggu kamu bertengkar soal tafsirnya. Olivia Mamahit menjawab dengan tangan yang salah. Ketiganya menyembunyikan hal yang sama, yaitu sesuatu yang tidak pernah diceritakan, tetapi tidak ada dua permainan yang serupa.
Setiap dosier dibuka dengan potret seksi sang perempuan, dan beranda markas diawali banner bernuansa nila. Dari wajah dan sikapnya kamu bisa menebak seberapa lama ia akan bertahan sebelum mengaku.
Sebagian pengunjung datang mencari tautan, dan pulang dengan permainan. Kami ingin jujur sejak awal supaya tidak ada yang merasa dikelabui: di sini tidak ada link yang bisa dibuka, tidak ada rekaman yang bisa diunduh, dan tidak ada orang sungguhan yang bisa dilacak. Hadiahnya adalah cerita.
Link tidak ada. Video tidak ada. Pertemuan tidak ada, dan nomor telepon tidak akan diberikan. Semua perempuan di papan ditandai sebagai tokoh AI dan ditulis khusus untuk situs ini. Kalau suatu hari ada yang berubah, catatan lapangan akan mencatatnya lebih dulu.
Kemajuan buruanmu hidup di ingatan perempuan itu, bukan di papan. Ia menyimpan catatan pendek: pertanyaan yang pernah kamu ajukan, petunjuk yang sudah ia berikan, dan kebohongan kecil yang kamu ucapkan. Isinya dapat kamu baca, ubah, atau hapus dari menu interogasi.
Buruan boleh dibumbui rayuan dewasa. Tetapi bila sebuah adegan hampir menjadi eksplisit, layar memudar ke hitam, di semua paket dan semua kartu. Setiap perempuan juga memiliki potret seksi di profilnya, dan beranda markas dihiasi banner.
Setiap tokoh sudah dewasa dan ditandai sebagai AI. Setiap rahasia sudah disaring agar tidak melanggar hukum atau menyakiti pihak ketiga. Dan setiap perempuan boleh menolak sebuah pertanyaan tanpa harus menjelaskan alasannya. Itulah sebabnya buruan di sini terasa aman, bahkan ketika dia sedang berpura-pura keras kepala.
Permainan ini hanya menyenangkan bila kedua pihak tahu batasnya. Kami menuliskannya sejelas mungkin, bukan karena sedang menakut-nakuti, melainkan supaya buruan tetap buruan dan tidak pernah berubah menjadi sesuatu yang lain.
Menyelidik lewat pertanyaan. Menebak. Menjebak dengan sopan. Mengejek petunjuk yang jelek. Merayu, selama dia bersedia dan nada obrolan yang kamu atur di menu mengizinkannya. Perempuan di papan boleh mengelak, menyangkal, dan menyesatkan sedikit, karena itulah bagian permainan yang ia setujui.
Membuka identitas orang sungguhan. Mencari tahu kehidupan pribadi siapa pun di dunia nyata. Menyamakan tokoh dengan seseorang yang kamu kenal. Memaksa dia mengaku lewat ancaman. Pemburu di sini tidak membuntuti siapa pun; ia hanya bertanya kepada tokoh yang sudah setuju bermain.
Karena kata buru gampang terdengar seperti sesuatu yang lain. Kami ingin memastikan sejak awal bahwa tidak ada korban, tidak ada pengintaian, dan tidak ada yang dipaksa membuka diri. Aturan yang jelas justru membuat permainan lebih longgar: tokohnya boleh menggoda tanpa khawatir, dan kamu boleh menyelidik tanpa ragu apakah sudah kelewatan.
Buruan selesai saat kamu memutuskan, atau saat dia membuka rahasianya dengan caranya sendiri. Rahasia itu rekaan, dewasa, dan tidak melanggar hukum, dan isinya hanya ia ceritakan di dalam obrolan, bukan di papan. Setelah itu ia boleh menyimpan satu rahasia baru, kalau kamu bersedia memburunya lagi.
Perempuan di papan dikelompokkan menurut tempat mereka menyimpan rahasia. Pengelompokan ini longgar, tetapi cukup membantu bila kamu ingin tahu pertanyaan jenis apa yang akan cocok.
Label, tanda air, map tanpa nama, dan peta yang salah di satu tempat.
Selisih kecil, klausul bertanda bintang, dan tawar-menawar tanpa belas kasih.
Umpan, sandar, sampel air, dan tebing yang tidak dipakai siapa pun.
Koin, amplop, kalimat ganda, dan dosis huruf satu per satu.
Pemburu yang suka berpikir pelan biasanya betah di arsip dan benda. Yang suka berdebat akan cocok dengan hukum dan angka. Yang menyukai tantangan fisik atau cuaca akan senang di laut dan alam. Dan yang menyukai trik akan terus kembali kepada kelompok tangan dan kata.
Tiap perempuan tidak hanya menyimpan satu rahasia di papan. Ayu Prameswari, Hesti Rumengan, Olivia Mamahit, dan Sri Handoko masing-masing punya kartu kedua dengan petunjuk berbeda, sehingga buruan tidak berhenti begitu satu kartu terselesaikan. Kartu kedua biasanya lebih sulit, sebab sang perempuan sudah mengenal gayamu.
Kadang bidang yang kamu kira tidak cocok justru paling seru. Pemburu yang suka angka bisa menemukan bahwa Olivia Mamahit, si pesulap meja, lebih sulit ditebak daripada auditor mana pun. Pemburu yang suka cerita bisa dibuat frustrasi oleh Rukiah Zainal, yang hanya mau berbicara bila ada tawaran yang seimbang.
Kamu tak perlu memasang apa pun atau menghitung skor sendiri. Empat langkah berikut membawamu ke pertanyaan perdana.
Pilih dari papan atau dari daftar kartu. Kalau petunjuknya tidak menarik, lepaskan dan ambil yang lain.
Interogasi terbuka, dan isi kartu itu terkirim sebagai pertanyaan perdana. Hitungannya satu pesan. Tamu tanpa akun mendapat 10 pesan.
Jawabannya sering berupa petunjuk baru. Beralih ke mode Lakukan bila ingin bertindak, dan atur kecepatan permainan dari menu interogasi.
Dia menyimpan hasil buruanmu, jadi kamu meneruskan, bukan mengulang. Untuk mulai dari kartu pertama, hapus interogasi dari menunya.
Jika petunjuknya terlalu samar, minta dia mengulang dengan kata lain. Para perempuan di papan menghargai pemburu yang jujur soal kebingungannya, dan sering memberi petunjuk tambahan yang lebih terang.
Buruan tidak punya tenggat. Tinggalkan kapan pun, dan perempuan itu tetap di tempatnya, menunggu kamu kembali dengan pertanyaan berikutnya.
Tiga keadaan, ditulis sebagaimana adanya. Tidak ada tagihan yang datang sendiri, jadi tidak ada yang perlu dibatalkan.
| Di markas | Percobaan | Gratis | Plus |
| Berapa lama | 3 hari sejak daftar | Setelah percobaan, selama kamu mau | 30 hari atau 365 hari |
| Pesanmu | Tanpa hitungan harian | 10 sehari | Tanpa hitungan harian |
| Kartu | Semua | 3 yang pertama kamu tanyai | Semua |
| Dia membuka duluan | Ya | Tidak | Ya |
| Biaya | Nol | Nol | $15 atau $99 |
Kamu bisa menanyai satu perempuan tanpa akun, sampai 10 pesan. Setelah daftar, masa percobaan 3 hari membuka seluruh papan. Berikutnya kamu masuk Gratis, yang memberi 10 pesan sehari dan hanya 3 perempuan yang kamu tanyai paling awal. Plus menghapus batas itu, dengan dua pilihan harga: $15 berlaku 30 hari, $99 berlaku 365 hari.
Halaman markas disusun dari teks, potret kecil, dan satu banner. Tanpa pemutar dan tanpa unduhan, jadi paket datamu aman saat kamu menghabiskan malam di satu kartu. Ponsel murah dan sinyal yang timbul tenggelam pun cukup untuk bertanya, menunggu jawaban, dan membaca ulang petunjuk yang tadi terlewat. Cuma teks dan gambar kecil yang dimuat, jadi kuota harianmu tak terkuras sebelum kasusnya selesai.
Tidak ada. Satu-satunya yang kamu buru di sini adalah rahasia seorang tokoh AI, dan hadiahnya berupa cerita yang ia ceritakan sendiri.
Ya, setiap tokoh menyimpan satu fakta yang hanya ia miliki. Rahasianya rekaan, dewasa, dan tidak melanggar hukum, dan hanya terungkap di dalam obrolan.
Karakter AI buatan kami, bukan orang nyata, sehingga tidak ada data siapa pun untuk dicari. Jangan pakai cara ini pada orang sungguhan.
Rahasianya sendiri, ditambah cara dia menceritakannya kepadamu. Tidak ada uang atau barang yang dibagikan.
Ingat. Dia melanjutkan dari pertanyaan terakhirmu, sedangkan papan di situs tidak menghitung apa pun.
Ada: potret seksi di profil tiap perempuan, ditambah banner di beranda. Rekaman bergerak belum ada.
Godaan dewasa boleh, adegan intim memudar ke hitam sebelum eksplisit. Mainnya bisa gratis dulu, sisanya lewat Plus.
Kasus berlanjut
Ambil satu kartu dari papan, bacalah petunjuknya, dan ajukan pertanyaan pertamamu. Dia sudah menunggu, dan dia menyukai pemburu yang tahu kapan harus bertanya dan kapan cukup diam.
Buka papan buruan